Menusuk dan memecah-mecah kalbu
entahlah..mengapa selalu
seperti hari ini, resah merobek
Desakan keinginan
menyesakkan dada
otakku beku lagi
aku ingin
aku tak ingin
Kubiarkan semua mengendap
berderak relung hati
tidak kuat menahan
isi dada yang tidak karuan
Masa depan,hari ini,hari lalu
membayang saling menyilang
tercoret-coret hati
tubuh diam tiada berbuat
Hati dan otak bergejolak tanpa henti
matapun meneteskan air mata
darah mengalir dihati
dan semakin gelisah
Hanya kau yang mengerti
gelisah ini dan
hanya kau
yang mampu menggantikannya dengan senyum
Tampilkan postingan dengan label Tentang aQ. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tentang aQ. Tampilkan semua postingan
Selasa, 01 Maret 2011
Senin, 28 Februari 2011
BENCI TAPI RINDU
Bukan hanya sekedar penghibur
Diriku ini sayank
Bukan pula sekedar pelepas
Ridumu oh,,sayank
Sakit hatiku kau buat begitu
Kau datang dan pergi sesuka hatimu
Teganya dikau padaku
Kau pergi dan datang sesuka hatimu
Oh,, sakitnya hati,bencinya hati padamu
Sakitnya hati ini namun aku rindu
Bencinya hati ini namun aku rindu
Lupus
Pupus sudah semua harapan
Layu sudah semua semangat membaca
Hilang sudah mudahnya cinta
Cukup sudah , Q alami semua ini
Kau datang dan juga pergi
Hingga kenangan terlukis pasti
Andai saja engkau mengerti
Dalam setiap rasa didalam hati
Engkau laksana malaikat
Datang membawa sejuta cinta
Sampai akhirnya aku terlena
Terlena dan terbawa dalam cinta
Dan juga cinta. . . . .
Aq harap engkau kan tahu
Setiap rasa dalam sakitQ
Setiap rindu dalam diriQ
Dan setiap angan dalam benakQ
Doa untuk si dia
Ya Allah . . . . .
Jika aku bukan pemilik tulang rusuknya
Jangan biarkan ku merindukan kehadirannya
Kikislah pesonanya
Tapi . . . .jika memang engkau ciptakan dia
Sebagai pendamping diriku
Buatlah aku belajar mengerti dia
Mencintai dia dan bisa menerima dia seutuhnya . . . .
Ya Rohman. . . .
Perkayalah dia dengan ilmu
Hiasi hatinya dengan kesabaran
Muliakan wajahnya dengan ketaqwaan
Kuatkan dia di jalan Mu selamanya
Dan kelak pertemukan kami
Disurga Mu bersama Rosululloh . . . .
Amin. . .Amin . . .Amin . . .
Ya Robbal Alamin . . . .!!!
Selasa, 22 Februari 2011
Kecewa Q
Ya . . . Allah . . .
mengapa semua terjadi pada diriku
mengapa . . . ? mengapa . . . ?
berilah aku jawaban
berilah aku petunjuk-Mu
berilah aku jalan keluar dari semua ini
biar orang lain tidak merasa disakiti atas kehadiranku
Suatu hari . . .
terlintas dipikiranku untuk akhiri semua ini
agas semuanya berakhir
tapi . . . tapi . . .
karna aku masih mau berbuat yang lebih baik untuk orang lain
mengapa semua terjadi pada diriku
mengapa . . . ? mengapa . . . ?
berilah aku jawaban
berilah aku petunjuk-Mu
berilah aku jalan keluar dari semua ini
biar orang lain tidak merasa disakiti atas kehadiranku
Suatu hari . . .
terlintas dipikiranku untuk akhiri semua ini
agas semuanya berakhir
tapi . . . tapi . . .
karna aku masih mau berbuat yang lebih baik untuk orang lain
Rapuh
jiwa itu rapuh ..
Ataukah kau tak punya lagi nyali nyali yang bercerita
Tentang asa ..
Tentang dunia ..
Tentang bulan ..
Atau matahari
Jiwa itu rapuh ..
Benarkah?
Ataukah kau tak punya lagi bait bait bahasa yang bersenandung cinta
Tentang jemari yang mesra
Tentang mata mata yang bersahaja
Tentang langkah langkah yang berpenghuni
jiwa itu rapuh ..
Sesaat menunggu waktu yang kian membusuk
Tanpa coretan hidupmu yang bisa dikenang
Tanpa tulisan bukumu yang bisa kau perjuangkan
Tanpa gemercik air yang menyempurnakan kelelahanmu
Jiwa itu rapuh ..
Kenapa kau biarkan ia hidup diantara impian dan ambisi ..
Ataukah kau tak punya lagi nyali nyali yang bercerita
Tentang asa ..
Tentang dunia ..
Tentang bulan ..
Atau matahari
Jiwa itu rapuh ..
Benarkah?
Ataukah kau tak punya lagi bait bait bahasa yang bersenandung cinta
Tentang jemari yang mesra
Tentang mata mata yang bersahaja
Tentang langkah langkah yang berpenghuni
jiwa itu rapuh ..
Sesaat menunggu waktu yang kian membusuk
Tanpa coretan hidupmu yang bisa dikenang
Tanpa tulisan bukumu yang bisa kau perjuangkan
Tanpa gemercik air yang menyempurnakan kelelahanmu
Jiwa itu rapuh ..
Kenapa kau biarkan ia hidup diantara impian dan ambisi ..
Langganan:
Postingan (Atom)